Jasa Pengerjaan Olah Data SPSS Cepat Murah di Duren Sawit

Jasa Pengerjaan Olah Data SPSS Cepat Murah di Duren Sawit– Apa ada sedang kebingungan mengerjakan olah data spss untuk skripsi ?. Kami master consultan ahli pengerjaan olah data spss untuk skrips, thesis dan disertasi. Pengerjaan olah data menggunakan software SPSS, Eviews, Amos, SAS, SmartPLS, Lisrel , excel, minitab, stata, R dan software lainnya sesuai dengan permintaan dan kebutuhan pelanggan.

Mungkin anda sibuk kerja, tidak ada waktu atau tidak bisa mengerjakan olah data. Kami Master Consultan siap membantu siapa saja yang sedang kesulitan olah data.

Apa keunggulan pengerjaan olah data di Master Consutaltan ?

  1. Pengerjaan cepat 1-2 hari untuk analisis data.
  2. Menggunakan software sesuai dengan permintaan seperti SPSS, Eviews, Amos, SAS, SmartPLS, Lisrel , excel, minitab, stata, R dan software lainnya.
  3. Biaya yang wajar sesuai dengan tingkat kesulitan dan waktu pengerjaan yang diinginkan.
  4. Dikerjakan tenaga yang berpengalaman lulusan jurusan statistik dan matematika murni
  5. Sudah banyak direkommendasikan oleh orang lain.

Daftar paket pengerjaan olah data yang dapat diambil.

Analisis data. Jika paket pengerjaan olah data atau analisis data, maka pelanggan akan mendapat fasilitas :

  1. Output software sesuai dengan yang diinginkan pelanggan.
  2. Interpretasi atau hasil analisis
  3. Tabel statistik
  4. Garansi pengerjaan jika ada yang salah atau kurang
  5. Layanan konsultasi

Analisis data dan pembahasan. Jika paket pengerjaan analisis data dan pembahasan, maka pelanggan akan mendapatkan fasilitas :

  1. Output software sesuai dengan yang diinginkan pelanggan.
  2. Pembahasan, kesimpulan dan saran
  3. Tabel statistik
  4. Garansi pengerjaan jika ada yang salah atau kurang
  5. Layanan konsultasi

Bagaimana cara menggunakan jasa kami ?

  1. Hubungi kami melalui WA 081235850237 (Roy Halim)
  2. Kirim data yang akan diolah dan proposal penelitian bab 1-3 ke alamat email tempatolahdata@gmail.com
  3. Kami akan memperlajari data yang sudah dikirim, kami butuh waktu 1-2 jam untuk mempelajarinya.
  4. Kami akan menginformasikan biaya pengerjaan dan estimasi waktu pengerjaan
  5. Jika pelangggan setuju dengan biaya dan waktu pengerjaan, kami akan meminta untuk membayar uang DP sebesar 50% sebagai tanda jadi
  6. Proses pengerjaan dimulai (umumnya kami mengerjakan olah data 1-2 hari setelah pelanggan membayar DP).
  7. Jika pengerjaan olah data sudah selesai kami akan menginformasikan pada pelanggan
  8. Pembayaran pelunasan
  9. Data hasil olah data dikirim melalui email.
Jasa Pengerjaan Olah Data SPSS Cepat Murah di Duren Sawit
Jasa Pengerjaan Olah Data SPSS Cepat Murah di Duren Sawit

Tutorial Seputar analisis data.

Pengertian hipotesis

Hipotesis berasal dari kata hypo yang berarti sebelum dan thesis yang berarti pernyataan atau pendapat. Dengan demikian hipotesis secara sederhana dapat dipahami sebagai suatu pernyataan yang pada waktu diungkapkan belum diketahui kebenarannya. Dalam sebuah penelitian, hipotesis umumnya dirumuskan untuk menjawab secara sementara masalah yang akan diteliti. Jadi, hipotesis adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian yang akan diteliti. Sugiono menjelaskan hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, di mana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pernyataan. Dikatakan sementara, karena jawaban yang akan diberikan baru didasarkan pada teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data. Jadi hipotesis juga dapat dinyatakan sebagai jawaban teoritis terhadap perumusan masalah penelitian, belum jawaban yang empirik dengan data.

Nadzir dengan mengutip berbagai pendapat ahli menjelaskan tentang hipotesis. Menurutnya hipotesis tidak lain dari jawaban sementara terhadap permasalahan penelitian yang kebenarannya harus diuji secara empiris. Hipotesis menyatakan hubungan apa yang kita cari atau yang ingin kita pelajari. Hipotensi adalah pernyataan yang diterima sementara sebagai suatu kebenaran sebagaimana adanya, pada suatu fenomena dikenal dan merupakan dasar kerja serta panduan dalam verifikasi. Hipotesis adalah keterangan sementara dari hubungan fenomena-fenomena yang kompleks.

Penelitian yang merumuskan hipotesis adalah penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Sebab  dalam penelitian kuantitatif dimasukkan untuk menguji hipotesis. Berbeda dengan penelitian kualitatif pada penelitian kualitatif tidak di rumuskan hipotesis, akan tetapi justru diharapkan dapat ditemukan hipotesis atau teori.

Pengujian Hipotesis statistik adalah prosedur yang memungkinkan keputusan dapat dibuat yaitu keputusan untuk menolak atau tidak menolak hipotesis yang sedang dipersoalkan atau sedang diuji. Dalam Pengujian hipotesis dijumpai dua jenis hipotesis yaitu hipotesis nol (H0) dan hipotesis alternatif (H1).

Perumusan hipotesis dalam penelitian kuantitatif berguna untuk.

  1. Memberikan batasan serta memperkecil jangkauan penelitian dan kerja penelitian.
  2. Menyiagakan peneliti pada kondisi fakta dan hubungan antar fakta yang kadangkala hilang begitu saja dari perhatian peneliti.
  3. Sebagai alat yang sederhana dalam menfokuskan fakta yang bercerai-berai tanpa koordinasi ke dalam satu kesatuan penting yang menyeluruh.
  4. Sebagai panduan dalam pengujian serta penyesuaian dengan fakta dan antar fakta.

Jenis-jenis hipotesis. Umumnya hipotesis dapat dibedakan menjadi dua.

Hipotesis kerja atau hipotesis alternatif (Ha/H1). Hipotesis kerja yang menyatakan adanya hubungan antara variabel satu dengan lainnya atau adanya perbedaan antara dua kelompok. Rumus hipotesis kerja. Contoh

  1. Jika materi membaca Alquran selalu dipraktekkan maka siswa tidak akan kesulitan dalam membaca Al Quran. (Jika …. Maka ……)
  2. Ada perbedaan yang signifikan antara metode mengajar guru tersertifikasi dengan yang belum tersertifikasi. (Ada perbedaan …. antara …..)
  3. Ada pengaruh metode mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa. (Ada pengaruh …. Terhadap …..)

Bentuk hipotesis kerja kreatif ini akan menentukan arah uji statistik Apakah satu arah atau dua arah.

  1. One tail adalah bila hipotesis alternatif yang menyatakan adanya perbedaan dan ada Pernyataan yang menyatakan yang satu lebih tinggi atau lebih rendah daripada yang lain. contohnya hasil belajar dengan menggunakan metode scientifik lebih besar dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan metode ceramah.
  2. Two tail adalah hipotesis alternatif yang hanya menyatakan perbedaan tanpa melihat apakah hal yang satu lebih tinggi daripada hal lainnya. Contoh metode mengajar guru bersertifikasi berbeda dengan metode mengajar guru yang belum tersertifikasi.

Hipotesis nol atau hipotesis nihil (H0) adalah hipotesis yang menyatakan tidak ada perbedaan atau tidak ada pengaruh satu kejadian antara dua kelompok atau hipotesis yang menyatakan tidak ada hubungan antara variabel yang satu dengan variabel lainnya. Hipotesis nol sering juga disebut hipotesis statistik. Pemberian nama hipotesis nol atau hipotesis nihil dapat dimengerti dengan mudah karena tidak ada perbedaan antara dua variabel rumusan hipotesis nol adalah sebagai berikut.

  1. Tidak ada perbedaan antara siswa SMP dengan siswa MTS dalam kemampuan baca tulis Alquran (Tidak ada perbedaan antara ….. dengan …….)
  2. Tidak ada pengaruh jarak rumah ke sekolah terhadap kerajinan mengikuti kuliah. (Tidak ada pengaruh …… terhadap ……..)

Menurut tingkat eksplanasi yang akan diuji, maka rumusan hipotesis dapat dikelompokkan menjadi tiga macam yaitu hipotesis deskriptif komparatif dan hubungan.

Hipotesis deskriptif adalah dugaan sementara tentang nilai suatu variabel mandiri. Hipotesis ini tidak membuat perbandingan atau hubungan. Sebagai contoh adalah bila rumusan masalah penelitian sebagaimana dibawah ini, maka rumusan hipotensi adalah hipotesis deskriptif.

  1. Seberapa besar rata-rata nilai bahasa Arab siswa MAN 1 Duren Sawit?
  2. Seberapa tinggi produktivitas tanaman kacang tanah di Kabupaten Duren Sawit.

Dari dua pernyataan di atas dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut.

  1. Rata-rata nilai bahasa Arab siswa MAN 1 Duren Sawit adalah 80
  2. Produktivitas kacang tanah di Kabupaten Duren Sawit adalah sebesar 7 ton/hektar

Dalam perumusan hipotesis statistik antara hipotesis nol dengan hipotesis alternatif selalu berpasangan, bila salah satu ditolak, maka yang lain pasti diterima sehingga dapat dibuat keputusan yang tegas dan jelas, yaitu kalau mau ditolak pasti alternatif yang diterima perumusan hipotesis hanya ada apabila berdasarkan pada data sampel.

Hipotesis komparatif

Hipotesis komparatif adalah pernyataan atau jawaban sementara terhadap rumusan masalah komparatif yang menunjukkan dugaan nilai dalam satu variabel atau lebih pada sampel yang berbeda atau keadaan terjadi pada waktu yang berbeda.

Contoh rumusan masalah komparatif dan hipotesisnya. Rumusan masalah komparatif “Apakah perbedaan rata-rata nilai UAN kelas A dan kelas B di SMP Darul Ulum”.

Berdasarkan rumusan masalah komparatif tersebut dapat dikemukakan 3 model hipotesis baik hipotesis nol maupun hipotesis alternatif.

Hipotesis Nol (H0)

  1. Tidak terdapat perbedaan rata-rata nilai UAN antara kelas A dan kelas B di MTS Darul Ulum.
  2. Nilai rata-rata UAN kelas A paling kecil atau sama dengan nilai rata-rata Uan kelas B di MTS Darul Ulum.
  3. Nilai rata-rata Uan kelas A paling tinggi sama dengan nilai rata-rata Uan kelas B di MTS Darul Ulum.

Hipotesis Alternatif (Ha)

  1. Rata-rata nilai UAN kelas A lebih besar atau lebih kecil dari kelas B MTS Darul Ulum.
  2. Nilai rata-rata UAN kelas A paling kecil daripada nilai rata-rata UAN kelas B di MTS Darul Ulum.
  3. Nilai rata-rata UAN kelas A lebih besar daripada nilai rata-rata UAN kelas B di MTS Darul Ulum.

Hipotesis asosiatif atau hubungan adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang menghubungkan antara dua variabel atau lebih suatu pernyataan yang menunjukkan dugaan tentang hubungan antara dua variabel atau lebih.

Contoh rumusan masalah adalah “Adakah hubungan antara gaya kepemimpinan budaya sekolah dengan mutu pembelajaran”.

Hipotesis penelitian “Terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan budaya sekolah dengan mutu pembelajaran”